Ketika Hutan Bercerita -- (Forest Talk With Bloggers Palembang)

Illegal Logging, illegal logging, inilah illegal logging. Ketika manusia secara semena-mena membunuh pohon yang mereka pikir tidak bernyawa, tidak memiliki perasaan, hanyalah sekedar benda mati yang tidak bersuara dan bergerak. Mereka tidak tahu rasa sakit yang diderita karenanya dan dampak bagi kelangsungan paru-paru dunia.

(Ilustrasi hutan sebagai paru-paru dunia | Sumber : Google.com )

" Kulari Kehutan,
Kemudian
Teriakku
...... "
Hai dear ..
Sepenggal puisi diatas merupakan salah satu puisi karya Chairil Anwar yang sempat menghebohkan dunia muda pada tahun 2002 saat release film Ada Apa Dengan Cinta.
But, sekarang. Kalo hutan terus terusan di jadikan mata pencarian oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab, kita mau lari kemana. Paru-paru kita kehilangan tempatnya. Mengertilah,

Jika menggunakan hati kita bisa pahami, terasa memberikan magnet tersendiri agar menggerakkan pelestarian hutan untuk membangkitkan atmosfer pengasuhan hutan yang lebih baik.

Hutan merupakan sebuah kawasan yang banyak ditumbuhi oleh tanaman dan pepohonan lebat. Hutan biasanya terdapat pada wilayah luas di berbagai belahan dunia dan fungsi utamanya adalah sebagai menyerap karbon dioksida, penghasil oksigen, juga sebagai habitat flora dan fauna. Ekosistem Hutan yang begitu luas selaun bermanfaat sebagai salah satu aspek biosfer bumi yang paling penting, juga mempunyai manfaat-manfaat bagi kehidupan manusia dan lingkungan.

Hutan merupakan ekosistem kompleks yang berpengaruh pada hampir setiap spesies yang ada di bumi. Pada saat hutan tergradasi, maka akan dapat menyebabkan berbagai macam bencana, baik itu lokal maupun di seluruh dunia. Kerusakan hutan atau deforestasi terjadi hampir diseluruh dunia, dimana kerusakan tersebut sebagian besar disebabkan oleh aktivitas manusia. Menurut Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO), hampir 7,3 juta hektar hutan diseluruh dunia hilang setiap tahunnya.


Absen || Yayasan Doktor Sjahrir (YDS) Dokumentasi
Suasana Sebelum acara dimulai || Dokpri
Sabtu (23Maret2019) lalu pada event FOREST TALK WITH BLOGGERS PALEMBANG yang digelar di Kuto Besak Theatre Restaurant Palembang dan menghadirkan Dr. Amanda Katili Niode (Manager Climate Reality Indonesia), Dr. Atiek Widayati (Tropenbos Indonesia), Ir.Murni Titi Resdiana, MBA (Utusan Khusus Presiden bidang Pengendalian Perubahan Iklim), Janudianto (Head of Social and Community Development Corporate Social and Security) dan Amril Taufik Gobel sebagai protokol acara. Event ini diadakan secara apik oleh Yayasan Doktor Sjahrir (YDS) dan Climate Reality Indonesia.

Pembukaan Acara oleh Amril Taufik Gobel || Yayasan Doktor Sjahrir (YDS) Dokumentasi

Pemaparan materi oleh Dr. Amanda Katili Niode || Dokpri





Kami semua sangat antusias pada saat ibu Dr. Amanda Katili Niode mulai memaparkan materi pertamanya. Bahwa keberadaan hutan sangat penting bagi keberlangsungan ekonomi Indonesia dan merupakan sektor utama dalam upaya pengurangan emisi gas rumah kaca. Hutan, menurut Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 1999 Tentang Kehutanan, adalah suatu kesatuan ekosistem berupa hamparan lahan berisi sumber daya alam hayati yang didominasi pepohonan dalam persekutuan alam lingkungannya, yang satu dengan lainnya tidak dapat dipisahkan. Laporan State of the Forest Indonesia, 2018 menyatakan bahwa Kawasan hutan di Indonesia meliputi wilayah sebesar 120,6 juta Hektar dan dibagi dalam 3 kategori, yaitu: Hutan Produksi seluas 68,8 juta Hektar, hutan konservasi seluas 22,1 juta Hektar dan hutan Lindung seluas 29,7 Hektar. Kawasan gambut di Indonesia meliputi area seluas 15 juta Hektar atau 12 persen dari luas kawasan hutan dan Kesatuan Hidrologis Gambut sebesar 24,14 juta Hektar.



Kita semua tau kan yaaaa, Ketidakseimbangan lingkungan sebagian besar terjadi akibat kegiatan manusia dalam mengolah alam secara tidak baik, misalnya penebangan liar, pemakaian pestisida secara berlebihan, pemburuan liar dan pembangunan pabrik atau industri yang tidak terencana. "Hutan menjadi rentan dirusak dan ‘dikotori’".


Perubahan iklim merupakan permasalahan terbesar dalam pembangunan nasional dan kita di Indonesia telah menyaksikan bencana terkait iklim yang sudah semakin parah. Kita dapat melakukan aksi nyata supaya dampak itu tidak semakin parah. Dan solusi terhadap masalah itu adalah kita menjaga hutan supaya tetap dan lebih lestari tutur beliau.

Hutan tropis menyimpan karbon di tanah dan pepohonan. Seperti spons/busa, hutan tropis menyerap karbondioksida yang dihasilkan dari pembakaran bahan bakar fossil sebagai sumber energi.
Kita membutuhkan hutan dengan luasan besar untuk 'meredam' dan melawan perubahan iklim dan menjaga bumi. Tetapi yang terjadi kita melakukan sebaliknya. Kita Menghancurkan Hutan.
Pemerintah Indonesia telah melakukan perbaikan terhadap kebijakan pengelolaan hutan, dengan fokus kegiatan kebijakan hutan dan gambut yang memperhatikan hak masyarakat lokal dan adat, seperti melalui program Perhutanan Sosial, dan penegakan hukum. Upaya-upaya tersebut sejalan dengan komitmen Indonesia dalam hal pengendalian perubahan iklim, seperti yang dinyatakan dalam Paris Agreement, yaitu mencegah kenaikan suhu bumi sebesar 2oC dan mengusahakannya tidak melebihi 1.5oC pada akhir abad ini.


Pemaparan materi oleh Dr. Atiek Widayati || Yayasan Doktor Sjahrir (YDS) Dokumentasi
Yass, selanjutnya disampaikan oleh Tropenbos Indonesia, DR Atiek Widayanti tentang Pengelolaan Hutan Dan Lanskap Berkelanjutan.
Beliau menyampaikan bahwa permasalahan utama dari pemanfaatan hutan adalah laju deforestasi yang tinggi, degradasi lahan dan juga emisi gas rumah kaca yang tinggi akibat perubahan tata guna lahan dan juga kebakaran hutan. Hal ini yang menjadi tantangan bagi pemerintah dalam perlindungan dan pengelolaan hutan secara lestari. Perlindungan dan pengelolaan hutan akan mendukung sistem kehidupan masyarakat, antara lain menjaga kestabilan hidrologi di suatu kawasan, mencegah banjir, mencegah erosi dan intrusi air laut, mendukung ketahanan pangan dan energi.




Bisa kita lihat sendiri, hutan tidak pada tempatnya lagi.
Kita harusnya layak tahu jika 10% lahan di Indonesia adalah lahan gambut yang kerap mudah terbakar dalam keadaan kering.
Api dari pembakaran gambut ini bisa bertahan hingga berminggu-minggu. Gimana asapnya coba?

Selain itu, karena kebutuhan perekonomian yang menghidupi ratusan juta rakyat Indonesia, termasuk juga alasan tuntutan pembangunan infrastruktur yang menjadi ikon kemajuan suatu daerah, dengan berbagai alasan mengundang investor untuk berinvestasi demi kemajuan daerah, akhirnya hutan menjadi korban, banyak yang mengalihkanfungsikan hutan menjadi areal pertanian, pertambangan, perkebunan, dan areal pemukiman.

Jadi Dr. Atiek Widayati dan semua berharap kita sebagai masryarakat umum dapat berkontribusi untuk mendukung pelestarian hutan yang ada, mendukung hasil hutan bahan kayu, pemanfaatan jasa ekosistem hutan, mendukung ekonomi masyarakat tepi hutan, mendukung produksi produk kayu berkelanjutan. Karena, Hutan dan lanskap sekitarnya merupakan kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Kehilangan hutan ada solusinya yaitu mengembalikan fungsi hutan dalam berbagai aspek.


Pemaparan materi oleh Ir.Murni Titi Resdiana|| Yayasan Doktor Sjahrir (YDS) Dokumentasi
Utusan Khusus Prisiden Bidang pengendalian perubahan Iklim Ir Murni Titi Resdiana MBA, yang akrab di sapa mbak Titi, menyampaikan tujuan pembangunan berkelanjutan dan kebijakan perubahan iklim di Indonesia serta bagaimana cara kita memanfaatkan pohon untuk ekonomi kreatif. Program yang disampaikan oleh beliau salah satu dari sekian slide yaitu :

Pengurangan emisi sektor kehutanan dengan:
    • Pencegahan pembakaran liar
    • Kebijakan Moratorium
    • Penanaman di kawasan hutan
    • Rehabilitasi hutan dan lahan
    • Rehabilitasi Mangrove
    • Reklamasi Lahan pasca tambang
    • Penanaman dengan tanaman perkebunan
    • Perluasan perkebunan di tanah terlantar
      Program Prioritas Pembangunan Desa:
        • PRUKADES (Produk Unggulan Kawasan Perdesaan)
        • BUM DESA (Badan Usaha Milik Desa)
        • EMBUNG DESA
        • RAGA DESA (Sarana Olahraga Desa)
          Pemaparan materi oleh Janudianto|| Yayasan Doktor Sjahrir (YDS) Dokumentasi
          Disini mas Janu memaparkan tentang inovasi-inovasi yang menarik perhatian saya, bagaimana tidak, kalau tidak di event Forest Talk With Blogger ini mungkin sampai besok besok pun saya tidak tahu tentang DMPA yang dikembangkan oleh APP Sinar Mas. Selama ini, saya taunya Sinar Mas itu bank kecil tapi ternyata memiliki gebrakan yang sangat besar.

          PATUT DIPANUTIN NIH.

          Sejalan dengan upaya pemerintah, APP Sinar Mas juga mengembangkan berbagai inovasi sebagai perwujudan komitmen terhadap tercapainya SDG. Salah satunya dengan menjalankan program pemberdayaan masyarakat yang disebut program Desa Makmur Peduli Api (DMPA). Program berbasis komunitas ini bertujuan mencegah kebakaran hutan dan deforestasi, sekaligus mengembangkan alternatif pendapatan berkelanjutan bagi masyarakat, seperti di bidang pertanian pangan, hortikultura, peternakan, kehutanan dan perikanan.

          Desa-desa yang berada sekitar atau di dalam konsesi perusahaan pemasok APP Sinar Mas. Melalui pendampingan perusahaan, masyarakat diarahkan untuk berdaya dan sejahtera secara sosial-ekonomi dengan memanfaatkan sumber daya serta karakteristik lokal desa mereka masing-masing, melalui praktik yang memperhatikan keberlangsungan lingkungan, utamanya lewat bidang agroforestri atau wanatani.

          Konsep DMPA adalah pemberdayaan masyarakat yang dikombinasikan dengan upaya pelestarian lingkungan. Masyarakat diarahkan bercocok tanam hortikultura (sayur mayur dan buah-buahan), tanaman pangan, peternakan, perikanan, serta mengolah makanan baik untuk konsumsi sendiri maupun dijual.

          Jadi disini APP Sinar Mas memfasilitasi dari hulu ke hilirnya, mulai dari penyediaan alat, benih, pendampingan, hingga membantu memasarkan produk. Penetapan program dilakukan secara partisipatif bersama masyarakat melalui pertemuan dan dialog dengan berbagai stakeholders, mulai dari perangkat desa, tokoh masyarakat, hingga kelompok tani yang sudah ada.

          Wuihhhh, keren kaaan ... Terimakasih Mas Janu. Salam Hormat.
          Demo masak || Yayasan Doktor Sjahrir (YDS) Dokumentasi
          HHE, emang dimana mana perempuan itu paling heboh yaaa.. Apalagi soal makanan. Yumsss,
          Nih kita dikasih resepnya kok oleh mas ganteng itu ...
          Mushroom in paradise || Yayasan Doktor Sjahrir (YDS) Dokumentasi
          Mushroom in paradise dan chili mayo || Dokpri
          MUSHROOM IN PARADISE  :
          1. Jamur Shiemeji
          2. Jamur Merang
          3. Jamur Kancing
          4. Jamur White Crab

          Cara Membuat :
          1.Goreng Semua Jamur Dengan Adonan Tempura Sampai Kuning Keemasan.
          2. Kemudian Sajikan Dengan Saos Honey Chilli MAYO.

          CHILI MAYO :
          Adonan Tempura
          Tepung Terigu 80 Gr
          Tepung Tapioka 60 Gr
          Tepung Maizena 60 Gr
          Baking Powder ¼ Sendok Teh
          Air Es Secukupnya
          Lada Secukupnya
          Garam Secukupnya

          Cara Membuat
          “ Campur Semua Adonan Menjadi Satu “

          Chicken Wings Korean Saos || Dokpri
          CHICKEN WINGS KOREAN SAOS :
          Bahan
          Sayap Ayam 4 Pcs
          Tepung Terigu 100 Gr
          Telur 1 Butir
          Korean Saos 100 Gr
          Minyak Goreng

          Cara Membuat :
          Goreng Sayap Ayam Yang Sudah Di Lumuri Dengan Tepung Terigu Hingga Berwarna
          Kuning Keemasan,Lalu Di Angkat Dan Di Tiriskan.
          Campur Sayap Ayam Dengan Saos Korean.
          Chicken Wings Korean Saos Siap Di Sajikan
          Workshop Eco Print || Yayasan Doktor Sjahrir (YDS) Dokumentasi
          Display dari Galeri Wong Kito || Yayasan Doktor Sjahrir (YDS) Dokumentasi





          Hasil dari Desa Makmur Peduli Api oleh APP Sinar Mas || Yayasan Doktor Sjahrir (YDS) Dokumentasi
          Karya Limbah kayu oleh Meliin Galeri || Yayasan Doktor Sjahrir (YDS) Dokumentasi
          Koleksi personal kain tenun pewarna alam || Yayasan Doktor Sjahrir (YDS) Dokumentasi









          Foto bersama Blogger Palembang dan Pengisi Acara || Yayasan Doktor Sjahrir (YDS) Dokumentasi
          Diatas tadi keseruan-keseruan kita di acara FOREST TALK WITH BLOGGER PALEMBANG kemarin.

          Jadi kesimpulannya gini Indonesia kita dikenal sebagai paru-paru dunia. Sebagai negara dengan hutan hujan tropis terluas ketiga di dunia, dan kita boleh bangga sama Indonesia. Sayangnya, kebanggaan kita pada hutan tanah air harus dibarengi dengan kenyataan bahwa luasnya kian hari kian berkurang. Yas seperti sudah terpampang nyata jika hutan Indonesia makin gundul akibat kebakaran hutan (sengaja ataupun tidak) hingga penebangan liar. Padahal hutan punya peran yang penting bagi kehidupan manusia yang salah satunya dapat mencegah terjadinya banjir.

          Inget kann Banjir yg baru baru ini terjadi di Pulau Sentani Jayapura, terdengar saat reporter meliput mereka menuturkan bahwa banyak potongan beberapa material pepohonan yang hanyut di jalan-jalan yang ada di sekitar kota Sentani, Bagaimana bisa?

          "Ini karakter banjir besar yang terjadi di Indonesia kita bisa melihat bagaimana kayu gelondongan yang begitu besar dan batu besar menerjang desa-desa" tutur reporter

          Iya bener batinku. Padahal dari sisi itu, kalau dilihat secara utuh di perairan sekitar Papua suhu muka lautnya juga lebih hangat. Kalau suhu muka lautnya lebih hangat, penguapan cukup tinggi, ditambah lagi kelembaban udara. Juga pertemuan massa udara tadi. Sehingga potensi hujannya cukup signifikan.


          kayu gelondongan yang begitu besar dan batu besar menerjang desa-desa||Tribun Jogja
          Tapi mereka menegaskan banjir bandang tidak hanya karena faktor cuaca, namun ada faktor lain yang menjadi penyebab terjadinya bencana ini, salah satunya alih fungsi lahan. Alih fungsi lahan ini yang kemudian menyebabkan kerusakan lingkungan.Hal ini dibuktikan dengan hanyutnya kayu-kayu balok besar yang memungkinkan ditebang tapi tidak dimanfaatkan atau dibiarkan sehingga balok-balok itu melintang di berbagai titik.

          Beginilah keadaannya. Setiap kali menyaksikan suatu penyimpangan, kita tidak bisa berbuat apa-apa. Sedih memang rasanya, ketika disuguhkan hal-hal yang tidak baik di hadapan kita namun kita tidak bisa mencegahnya, atau setidaknya kekedar menginggatkan. Rasanya tidak jauh berbeda dengan menyaksikan seorang perampok membunuh korbannya dan yang kita lakukan hanyalah menonton dan membiarkannya.

          So, starting from now, Jaga hutan kita. Sampaikan pada diri kita masing-masing untuk berikan kontribusi yang terbaik. Karena untuk jadi baik, dimulai dari diri sendiri dulu kaaaan :)

          Sayangilah pohon yang ada disekitarmu, kamu tidak tahu apa yang sehari-hari kamu lakukan direkam oleh sesuatu yang tidak pernah kamu kira sebelumnya. Dia punya hati, dia punya perasaan, dan dia hidup.

          Bersandar pada acuan berpikir antroposentris, bahwa jagat raya seisinya berpusat pada manusia, sering disalahartikan manusia bebas melakukan apa pun di jagat raya ini, karena dengan alasan manusia sebagai pusatnya. Manusia akan menjadi tuan bagi bumi ini. Manusia adalah salah satunya objek yang berpengaruh bagi segala bentuk kehidupan di muka bumi ini. Tetapi tidak selamanya bumi bersikap pasif.

          Kita tunjukkan rasa terima kasih kita kepada bumi, meskipun hanya dengan melakukan hal-hal kecil seperti memelihara hutan, memperlakukan makhluk-makhlukNya yang lain dengan rasa cinta kasih. Yas, Dia menciptakan bumi untuk segala kebutuhan makhluk ciptaan-Nya, maka sepatutnya kita mengambil bagian dalam ikut serta memelihara bumi ini dari kerusakan.


          Bumi akan baik, jika kita juga baik.
          Sayangi pohon, sayangi hutan.
          Menuju hutan lestari.

          Terimakasih Yayasan Doktor Sjahrir (YDS) dan Climate Reality Indonesia.
          Terimakasih App Sinar Mas (DMPA), Mellin Galeri, Galeri wong kito.
          Telah mengetuk hati kami lebih dalam lagi untuk menjadikan hutan lestari.

          Twitter      : YSjahrir
          Instagram : yayasandoktorsjahrir
          Website    : Yayasan Doktor Sjahrir & hutan lestari.

          Ketika Hutan Bercerita, Melalui Mereka.
          Teruntuk pembaca,
          Love your life.
          Selamat berjelajah, salam hangat dan terima pelukanπŸ’›



          77 komentar:

          1. 😭😭😭 kesadaran diri masing masing perlu diperbaikin ka. Terharu. Kerennn. Mkshhh udah buat iniii

            BalasHapus
            Balasan
            1. Yas, kesadaran dalam diri dlu yg perlu diperbaikin ne.
              Sama sama beybihhhhh, semoga bermanfaat yaaps πŸ’›πŸ’›

              Hapus
          2. Blog yg sangat bermanfaat, semoga semua masyarakat paham akan pentingnya hutan bagi kehidupan manusia

            BalasHapus
          3. Sedih banget karna banjir di sentani kemarin mbk. Bener kata mbak padahal papua itu negara yg menurut kita jauh dr banjir.

            Smg dgn tulisan ini mengetuk mreka mreka yg baca.
            Pentingnya hutan bgi diri kita

            BalasHapus
            Balasan
            1. Hhe, iya kirani. Doain ya buat kluarga kita di sentani.

              Betewe,coba pasang fto mu yg cantik ituu. Biar aku terpesona 😍😍

              Hapus
          4. Tulisan yg sangat bermanfaat! Smga mereka yg membaca akan sadar penting nya hutan bagi kehidupan manusia😊

            BalasHapus
          5. Memang bnyk manusia yg lalai akan kelestarian likungan baik itu hutan atau sekitar nya, mereka menikmati tetapi tidak dijaga. Semoga dengan tulisan ini membuat orang2 sadar akan penting nya menjaga dan melestarikan hutan

            BalasHapus
            Balasan
            1. Yes, harus berkontribusi dengan maksimal jd manusia yg tinggal di bumi. Jagain paru paru kita.

              Hapus
          6. Beberapa kelompok orang yg melakukan kesalahan,bisa berakibat fatal bagi ribuan nyawa manusia, dengan menebang pohon secara liar, yang bisa berakibat longsor, banjir dan macam sbg, semoga artikel ini bisa menjadi salah satu motivator untuk merubah perilaku buruk orang2 diluar sana.

            BalasHapus
            Balasan
            1. Aamiin. Karena goals dr tulisan ini biar mengetuk ht kita yg mulai mengabaikan betapa pentingnya menjaga hutan agar lestari. Mksh mbak πŸ’›

              Hapus
          7. Wawasan baruu lg nih πŸ‘πŸ‘πŸ‘

            BalasHapus
          8. Sangat membantu ni, lumayan nambah ilmu hehehe

            BalasHapus
          9. Bener banget, kita sama tumbuhan itu sama sama makhluk hidup. Bedanya kita lebih sempurna dr tumbuhan hrusnya lebih berakal.
            Skrg bumi kita makin panass.
            Smg kedepannya bisa lebih baik lgi.

            BalasHapus
          10. Mantap sangat membantu, dan untuk pembelajaran

            BalasHapus
            Balasan
            1. Siapo sintak error ni 😯😯

              Hapus
          11. Mantap sekali sangat membantu dan menambah wawasan��

            BalasHapus
            Balasan
            1. Hahaha makasih jayyyy. Sygi pohon jg yo jgn pacar terus 😁😁

              Hapus
          12. MasyaAllah sungguh besar kuasa Allah, teruskan perjuangan dan tuangkan tulisan" yang bermanfaat untuk banyak orang, bukan hanya untuk dibaca tp juga untuk mengingatkan kita para manusia.... salam lestari

            BalasHapus
            Balasan
            1. Hhe, aamin Ya Allah. Mkasih Ukhhh πŸ’›

              Hapus
          13. Mantap kali. Blognya bermanfaat bagi yg membutuhkan πŸ˜‡, cari bahasan yg lebih menarik lagi ya kakak

            BalasHapus
          14. Sangat bermanfaat, smg kesadaran akan pentingnya menjaga hutan selalu tertanam di diri kita semua 😊

            BalasHapus
          15. Mantap , dapet wawasan baru kalo gini

            BalasHapus
          16. semoga sluruh masyarakat paham akan pentingnya hutan bagi kehidupan manusia , dn smooga sluruh msyrakat sadar akn pentingny hutan bagi kehidupan kita

            BalasHapus
          17. Alhamdulillah dapet pengetahuan baru lagi makasih mbak

            BalasHapus
          18. Bumi akan baik, jika kita juga baik.
            Sayangi pohon, sayangi hutan.
            Menuju hutan lestari.

            Adem aja baca yg ginian.
            Semangat mbakkkkkk

            BalasHapus
          19. Mantaaaps, suatu hal yang dapat menyadarkan, memotivasi.

            BalasHapus
          20. mantap kak makin sukses😊😊

            BalasHapus
          21. Raenal Fikri3 April 2019 15.46

            Alhamdulillah, mudah"an informasi nya memberikan manfaat utk bnyk org, Aamiin.

            BalasHapus
          22. Windy Tri Andini3 April 2019 16.21

            Sangat bermanfaat dan bisa menyadarkan betapa pentingnya tuk menjaga lingkungan kita ��

            BalasHapus
          23. Wah, ga nyesel bacanya, sangat bermanfaat, sukses terus ya kk

            BalasHapus
          24. Blog yang bermanfaat dan informatif

            BalasHapus
          25. Bermanfaat! Thankyou untuk ilmunyaπŸ˜‡

            BalasHapus
          26. thanks for informasions

            BalasHapus
          27. Bermotifasi untuk menjaga lingkungan

            BalasHapus
          28. Sangat bermanfaat sekali karena bisa menambah wawasan yang baru. Semangat terus dalam berkarya mbak😍

            BalasHapus
          29. Alhamdulilah sangat bermanfaat dan menambah pengetahuan tentang kesadaran diri untuk menjaga lingkungan di bumi tempat kita tinggal ini

            BalasHapus
          30. Alhamdulilah sangat bermanfaat dan menambah pengetahuan tentang kesadaran diri untuk menjaga lingkungan di bumi tempat kita tinggal ini

            BalasHapus
          31. Terimakasih, blog ny sangat bermanfaat dan menambah ilmu baru tentang menjaga lingkungan kita sendiri

            BalasHapus
          32. Terimakasih kak sangat bermanfaat. Semoga para pembaca dapat menanamkan dan menerapkan nya di kehidup sehari-hari.

            BalasHapus
          33. Sangat bermanfaat mbaa😊

            BalasHapus
          34. Terima kasih kk...
            Sangat bermanfaat dan mengajarkan kita bagaimana cara menjaga lingkungan dan melestarikan alam.

            BalasHapus
          35. Bermanfaat πŸ‘πŸ»

            BalasHapus
          36. Alhamdulillah blognya sedikit menambah ilmu saya tentang bagaimana cara menjaga dan melestarikan alam. Thanks kk.

            BalasHapus
          37. Pohon juga memiliki nyawa sama seperti kita manusia juga memiliki nyawa. Jadi jangan ambil nyawa pohon tersebut jika nyawa kalian tidak mau di ambil oleh yg punya

            BalasHapus
          38. Perubahan itu harus dimulai. Mari berbenahπŸ’ͺ
            Terimakasih sudah menghadirkan bacaan yang berkualitas

            BalasHapus
          39. Alhamdulillah, smenjak membaca di blog ini jdi lbih tau bnyk mngenai pentingnya melestarikan.. Semoga kita dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan kita. Mksih mbak ilmu yg sngat brmanfaatny😊

            BalasHapus
            Balasan
            1. Pentingnya melestarikan hutan untuk kehidupan sehari-hari.. Karena Hutan adalah paru-paru dunia, tanpa hutan kita banyak mengalami musibah, karena hutan dapat menyeimbangkan ekosistem alam.

              Hapus
            2. Wahhhh,kerenn nihhh
              Mksh yaaa dek
              Sukses jg kuliahnnyaa yaaa 😊

              Hapus
          40. Sangat berguna bagi masyarakat sehingga kelak kita dapat memanfaatkan apa yang ada bukan menghabiskan segalanya

            BalasHapus
          41. Lingkungan adlh hal terpenting, mari jaga lingkungn

            BalasHapus
          42. Sangat bermanfaat dan memberikan pengetahuan akan pentingnya melestarikan hutan����

            BalasHapus
          43. sangat bermanfaat��

            BalasHapus
          44. Bermanfaat, semakin meningkatkan kesadaran terhadap kelestarian lingkungan

            BalasHapus
          45. Sangat menarik dan mengedukasi����

            BalasHapus
          46. Menjadi yang terbaik bagi lingkungan.
            Trimakasih nenek kami <33

            BalasHapus
          47. Keren dan menarik tulisannya. Lanjutkan ekaaa

            BalasHapus
          48. Sedih aku tuh bacanyaa 😒

            BalasHapus
          49. Balik lagi ke diri masing2, harus sadar sejak dini betapa hutan penting bagi kelangsungan hidup manusia .

            Makasih kaa dah nulis sekeren ini .

            BalasHapus
          50. Duh, galfok sama chicken wings korean sauce ituuuh. Mau lagiiii hahaha

            BalasHapus
          51. Semoga bencana alam yang disebabkan oleh rusaknya hutan tidak terjadi lagi di Indonesia amiiin.

            BalasHapus
          52. Makanannya bikin jadi laper lagi...hehehe

            BalasHapus
          53. ajarin buat pasien pasien klinik dongggg

            BalasHapus

          Tinggalkan jejak biar aku tahu kamu kesini ..