Aku, dan identitas.



Raden Fatah Islamic University
Information System, 2015 - Sekarang
Mahasiswa, Administrator of Klinik Al-misykat 
"So don't weaken and don't grieve, and you will be superior if you are [true] believers. " - Ali 'imran 3:139
.
Dalam banyak hal, mungkin saya nggak mampu, tapi dgn Allah segala sesuatu jadi mungkin. Saat saya pikir nggak mgkn dpt apa yg saya mau, tiba2 Allah ngsh gitu aja dgn cumacuma.
Berkalikali saya jatuh, berkali2 jg Dia bangunkan sya. Saat sy pikir sya nggak bisa maafin orang2 yg kelewat jahat sm sya, yet I do because God asked me to, ternyata ya bisa2 aja. Saat semua orang bilang nggak mungkin, Tuhan malah jadiin itu mungkin. Berulang kali Tuhan buktikan dalam hidup sy bahwa Ia mampu akan segala sesuatu. Betapapun tidak memungkinkannya.
.
He never fail to amaze me.
Saya nggak akan pernah lg mau denger betapa pesimisnya dunia ini atau bhkan diri sya sendiri. Saya cuma mau percaya janji Allah dlm hidup saya. Terserah manusia mau bilang apa
.
But Allah is your protector, and He is the best of helpers.
Ayah selalu berkata kpd saya bahwa ketika kita lahir, kedua tangan kita dlm keadaan menggenggam. Seperti menggenggam sesuatu. Katanya, sesuatu yg ada dlm genggaman itu adalah takdir kehidupan kita. Seperti cita-cita dn cinta. Ketika kita melepaskan genggaman, takdir kehidupan kita pergi. Maka pada saat itulah dunia akan mendengar tangisan kita untuk pertama kalinya. Namun suatu saat, kita akan menemukannya dn kembali pd genggaman tangan kita.
Sepanjang kau mau bekerja, kau tidak bisa disebut pengangguran. Ada banyak anak muda berpendidikan di negeri ini yg lebih senang menganggur dibandingkan bekerja seadanya. Gengsi, dipikirnya tidak lantas dgn ijazah yg dia punya. Itulah kenapa angka pengangguran kita tinggi sekali, padahal tanah dan air terbentang luas 😊



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tinggalkan jejak biar aku tahu kamu kesini ..